FENOMENA GEOSFER

Never put till tomorrow what you can do to day

Kesimpulan 11/12/2009

Surabaya merupakan salah satu kota besar ke dua di Indonesia setelah Jakarta. Selain sebagai pusat perdagangan dan pusat pertumbuhan penduduk, Surabaya adalah salah satu kota yang masih mempertahankan kegiatan pertanian di tengah-tengah pembangunan kota. Hal ini dikarenakan awalnya Surabaya merupakan daerah delta sehingga tanahnya cocok untuk pertanian. Salah satu daerah yang masih terdapat lahan pertanian adalah Ketintang Madya, Surabaya Selatan. Pada tahun 2002 daerah Ketintang Madya ini masih memiliki area pertanian yang cukup luas. Namun seiring dengan berjalannya waktu lahan pertanian yang ada semakin berkurang, tetapi kegiatan pertanian masih barlangsung. Semakin sempitnya lahan pertanian disebabkan oleh adanya faktor alih fungsi lahan yaitu dari lahan pertanian berubah menjadi lahan permukiman dan semakin cepatnya laju pertumbuhan penduduk di Kota Surabaya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s